Pengaruh IMF di Indonesia
IDENTITAS BUKU
Judul buku : Di Bawah Ancaman IMF
Penulis : Revrisond Baswir
Penerbit : KoalisiAntiUtang (KOA)
Cetakan : I
Tahun : 2003
Kota terbit : Bandung
Tebal : 288 Halaman
ISBN : 979-3237-53-8
Resensor : Iswatun Ulia, Mahasiswi UIN Walisongo, Semarang
Pengangkatan Megawati Soekarno Putri
sebagai Pesiden RI yang ke-5, telah menumbuhkan harapan baru bagi proses
pemulihan ekonomi Indonesia. Hal tersebut terbukti dengan adanya
penguatan rupiah yang cukup drastis, mengalirnya dukungan internasional
terhadap duet Mega-Hamzah, dan meredanya ketegangan antara eksekutif dan
legislatif dalam pentas politik Nasional.
Buku ini menjelaskan tentang adanya dana
moneter internasional IMF (International Monetery Fund) yang keadaannya
sangat merugikan negara Indonesia. Buku ini menjelaskan adanya Lembaga
Keuangan yang terdiri dari negara-negara berdaulat, yang keberadaannya
hanya untuk memanfaatkan negara yang menjadi pasiennya, termasuk negara
Indonesia. Dalam masa pemerintahannya, Megawati lebih memilih bersahabat
dengan IMF dan pasar daripada dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan
Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang jelas-jelas merupakan aturan
dan dasar negara Indonesia.
Dalam buku ini, lebih menjelaskan bahwa
negara Indonesia sangat mentuhankan IMF, karena negara Indonesia sangat
tergantung kepada lembaga keuangan tersebut. Padahal jelaslah bahwa IMF
bukanlah Tuhan pemaaf juga bukan Tuhan penyayang karena selalu
memanfaatkan pembayaran hutang, peningkatan suku bunga, penyelenggaraan
perdagangan bebas, pelaksanaan privatisasi juga penghapusan subsidi
karena hal tersebut menjadi malapetaka bagi negara Indonesia sendiri.
Suku Bunga sertifikat Indonesia (SBI)
yang terlalu tinggi tidak hanya menyebabkan dipikulnya beban bunga
obligasi yang sangat berat oleh pemerintah, tetapi juga menyebabkan
terjadinya kelangkaan kredit sektor riil. Berkaitan dengan persoalan
utang luar negeri, Menteri Keuangan Boediono dengan terus terang mengaku
bahwa sebenarnya ia sangat mendukung keinginan untuk meminta pemotongan
utang kepada IMF, tetapi dia mengetahui bahwa hal itu tidak mungkin
terjadi dan bisa jadi dirinya akan ditendang oleh IMF. (hal.16).
Penulis menjelaskan bahwa IMF terlalu
jauh mencampuri urusan politik di negara Indonesia, ditandai dengan
penundaan terus-menerus pencairan dana, selain itu IMF dalam
melaksanakan bisnis pemutaran uang layaknya rentenir, bukan malah
mensejahterakan rakyat justru malah mengakibatkan kesengsaraan rakyat.
Karena semakin menggunungnya volume utang ke luar negeri dan semakin
merosotnya nilai kurs rupiah. Ancaman IMF tentu akan sulit bagi sistem
ekonomi kerakyatan untuk mendapat perhatian. Sebaliknya, dibawah ancaman
IMF perbaikan nasib rakyat Indonesia tentu akan tercampak ke pinggiran.
Ditengah-tengah situasi kurs rupiah yang
semakin terpuruk, pelaksanaan saran-saran IMF tentu akan sangat
merugikan Indonesia. Lebih-lebih bag rakyat banyak, penghapusan subsidi
BBM di tengah-tengah situasi krisis ekonomi yang sedang bersiap-siap
mentongsong datangnya krisis kedua, sama saja dengan menyiramkan BBM ke
tengah-tengah bara api kemelaratan rakyat. (hlm.31).
Adanya IMF dianggap telah melakukan
kejahatan di Indonesia. Hal tersebut didasarkan semakin banyaknya rakyat
Indonesia yang menderita. IMF dinilai gagal memulihkan perekonomian
Indonesia. Campur tangan IMF dalam penerapan ide ekonomi nonliberal jauh
lebih berbahaya, disebabkan penerapan perdagangan bebas menyebabkan
semakin tergusurnya petani dan produsen kecil Indonesia.
Kelebihan dari buku ini yaitu banyak
menjelaskan mengenai permasalahan ekonomi yang ada dalam masyarakat,
khususnya kegiatan ekonomi oleh lembaga-lembaga penting negara, juga
terdapatnya Indeks untuk mempermudah dalam pencarian kalimat. Disamping
memiliki kelebihan juga terdapat kekurangan dimana penulis tidak
menjelaskan secara terperinci apa itu IMF (International Monetery Fund).
Penulis hanya menjelaskan secara universal. Dengan demikian buku ini
layak untuk dimiliki oleh seluruh khalayak umum, karena dapat dijadikan
sebagai sumber bacaan untuk menambah khazanah pengetahuan. (Invest_Iswatun Ulia).
www.lpminvest.com
About Blog
Hi, My Name is Hafeez. I am a webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.


0 komentar:
Posting Komentar